Menteri BUMN Rini Soemarno. (Istimewa)

Beberapa bulan terakhir dua petinggi BUMN tersangkut dugaan korupsi.

VIVA.co.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno, mengingatkan para petinggi atau direksi BUMN untuk tidak lagi melakukan tindak pidana korupsi. Jika melihat ke belakang ada beberapa kasus yang cukup menjadi aib bagi perusahaan BUMN.

Rini cukup merasa kecewa akan kejadian yang dinilainya telah mencoreng nama pemerintah. Di antaranya adalah kasus tindak pidana korupsi yang menjerat petinggi PT PAL hingga PT Garam.

"Saya ingatkan, kita sedikit ada musibah di beberapa bulan yang lalu. Yakni dengan direksi PT PAL, PT Garam, tolong kita bersama jaga jangan sampai hal ini terjadi lagi," kata Rini di hadapan petinggi BUMN di kantornya, Jumat 7 Juli 2017.

Menurut Rini, seharusnya sumpah yang diucapkan para petinggi perusahaan pelat merah saat serah terima jabatan harus diresapi. Upaya itu agar kejadian 'memalukan' yang menimpa BUMN tidak lagi terjadi.

"Jangan lupa, bapak ibu semua sudah mengucapkan sumpah, betul-betul lah, sumpah itu diresapi dan menjadi bagian dari kehidupan kita, sehingga bisa mengingatkan kita dalam melangkah," ujar dia.

Ke depan, Rini melanjutkan, seluruh petinggi perusahaan BUMN harus bekerja untuk bangsa dan negara. Menumbuhkan sikap nasionalisme dalam menjalankan tugasnya di perusahaan milik negara.

"Karena kita harus mementingkan lembaga BUMN, baru yang lain-lain. Saya tekankan betul bahwa kita, Kementerian BUMN ini tugasnya mengawasi dan membina BUMN kita di seluruh pelosok Indonesia," tuturnya. (viva)

Post A Comment: