TRENDING NOW

Rini Soemarno Menteri Badan Usaha Milik Negara BUMN Kabinet Presiden Jokowi Joko Widodo profesional bisnis ekonomi indonesia
Menteri BUMN, Rini Soemarno.

Jakarta - Kalau BUMN alias perusahaan negara untung, bangsa akan sejahtera. Sesama BUMN seharusnya saling mendukung dan saling menjaga satu sama lain sehingga bisa menjadi lebih baik untuk lingkungan BUMN itu sendiri, atau bahkan untuk bangsa.

Menteri BUMN, Rini Soemarno, meminta seluruh perusahaan negara untuk bersinergi memanfaatkan keunggulan masing-masing sehingga dapat menyejahterakan masyarakat serta bisa menjadi pilar yang dapat mempersatukan Indonesia.

"Dengan kinerja keuangan yang bagus, BUMN itu bisa menjadi pilar karena hadir di seluruh titik pelosok Indonesia," kata Rini usai mengikuti acara Fun Bike BUMN 2018 di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Minggu (25/3/2018).

Baca juga: Rini Soemarno Tak Ingin Ada Lagi BUMN Rugi Tahun Ini

Menurut Rini, pada dasarnya BUMN harus bekerja sama. Kalaupun harus berkompetisi, tidak apa-apa, asalkan berkompetisi secara sehat. Ia menekankan bahwa BUMN harus bisa berbagi kepada masyarakat luas sesuai dengan tugasnya sebagai agen pembangunan.

"Walaupun ada beberapa perusahaan yang kurang sehat, cukup banyak perusahaan yang kinerjanya makin bagus," tegasnya.

Baca juga: Jurus Rini Soemarno Agar Tak Ada Lagi BUMN Rugi

Di hadapan sekitar 1.200 karyawan BUMN yang mengikuti sepeda santai hari itu, Rini mengatakan bahwa para direksi BUMN harus selalu mencari terobosan dalam menjalankan perusahaan. (Warta Ekonomi)
Rini Soemarno Menteri Badan Usaha Milik Negara BUMN Kabinet Presiden Jokowi Joko Widodo profesional bisnis ekonomi indonesia
Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Selfie Miftahul/detikFinance)

Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan di tahun 2018 tidak ada lagi BUMN yang rugi. Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan di pada semester I-2017, ada 24 BUMN yang mengalami kerugian.

Meski demikian, angka tersebut lebih sedikit dari periode yang sama tahun lalu, sebanyak 27 BUMN. Hingga akhir tahun 2017, angka perusahaan negara yang rugi terus menyusut menjadi 12 perusahaan. Dari perkembangan tersebut, Rini mengatakan di tahun 2018 tidak akan ada lagi perusahaan BUMN yang rugi.

"Dulu ada 24 perusahaan yang rugi, kemudian menjadi 12. Tahun ini saya harapkan (perusahaan yang rugi) hilang semua, terutama untuk Garuda dan Citilink jadi semuanya harus naik Garuda dan Citilink," kata dia saat menghadiri acara Funbike BUMN di kawasan Kota Tua Jakarta, Minggu (25/3/2018)

Baca Juga: Jurus Rini Soemarno Agar Tak Ada Lagi BUMN Rugi

Rini berharap di tahun 2018 tidak akan ada perusahaan yang kembali rugi. Sebagai informasi, BUMN yang mengalami kerugian belum tentu masuk ke dalam BUMN 'sakit' yang susah untuk direstrukturisasi.

Sebanyak 3 BUMN di tahun 2017 berhasil bangkit dari kerugian, antara lain PT Djakarta Lloyd (Persero), PT Nindya Karya (Persero), dan PT Varuna Tirta Prakasya (Persero).

Djakarta Lloyd berhasil bangkit karena adanya sinergi dengan PLN dalam jasa angkutan kapal. Nindya Karya juga perlahan mendapatkan kontrak baru, sedangkan Varuna Tirta Prakasya melakukan sinergi dengan BUMN lain.

Dari 24 BUMN yang mengalami kerugian ada 9 di antaranya yang termasuk 'sakit'. Beberapa di antaranya adalah PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Kertas Leces (Persero), PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (Persero), dan PT Iglas (Persero). (Detik)

Baca juga: Dibonceng Bos BTN, Rini Soemarno Bersepeda Di Kota Tua
Rini Soemarno Menteri Badan Usaha Milik Negara BUMN Kabinet Presiden Jokowi Joko Widodo profesional bisnis ekonomi indonesia
Menteri BUMN Rini Soemarno

Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan di tahun 2018 tidak ada lagi Perusahaan BUMN yang rugi. Dari target tersebut apa yang akan Kementerian BUMN lakukan untuk meningkatkan pendapatan BUMN?

Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan banyak strategi yang akan diaplikasikan dalam program untuk membangun perusahaan BUMN agar tidak rugi, salah satunya yaitu melakukan sinergi terhadap pengangkutan logistik.

"Banyak, ya banyak yang paling utama sinergi dalam hal logistik. Sinergi pengadaan barang dan jasa sehingga kalau satu grup BUMN membutuhkan barang yang sama, (BUMN) bisa berkoordinasi sehingga yang paling baik yang mana," kata dia usai memberikan pidato dalam acara Funbike, di Kementerian BUMN, Minggu (25/3/2018).

Sebagai informasi pada semester I-2017, ada 24 BUMN yang mengalami kerugian. Meski demikian, angka tersebut lebih sedikit dari periode yang sama tahun lalu, sebanyak 27 BUMN.

Hingga akhir tahun 2017, angka perusahaan negara yang rugi terus menyusut menjadi 12 perusahaan. Dari perkembangan tersebut, Rini mengatakan di tahun 2018 tidak akan ada lagi perusahaan BUMN yang rugi.

"Targetnya 2018 nggak ada lagi yang rugi, dalam arti semua BUMN sehat, jadi kan kita harus jaga keuntungan dengan sehat, balance yang sehat insyaalah target kita 2018 nggak ada lagi yang rugi," papar dia. (Detik)
Rini Soemarno Menteri Badan Usaha Milik Negara BUMN Kabinet Presiden Jokowi Joko Widodo profesional bisnis ekonomi indonesia
Foto: Dok Humas Kementerian BUMN

Jakarta - Menteri Rini Soemarno hari ini bersepeda santai dari Kota Tua ke Kementerian BUMN. Rini membonceng Direktur Utama Bank BTN, Maryono.

Rini Soemarno tiba di kawasan Kota Tua sekitar pukul 09.00 dengan didampingi protokoler. Di Kota Tua, sudah hadir sejumlah direksi BUMN dan jajaran berseragam kaus lengan panjang kuning bernuansa biru. Rini pun memakai pakaian senada.

"Maaf saya baru pulang dari Solo langsung ke sini," kata Rini saat memberikan sambutan di Kota Tua, Jakarta, Minggu (25/3/2018).

Setelah memberikan sambutan, Rini kemudian naik sepeda ke Kementerian BUMN. Asalnya Rini naik sepeda tandem 5 bersama beberapa direksi BUMN. Namun, tak sampai 10 meter, sepeda yang ditumpanginya macet.

Alhasil Rini harus berganti sepeda. Kali ini Rini menggunakan sepeda tandem 2 bersama Dirut BTN Maryono.

Rini bersama rombongan lain kemudian bersepeda ke Kementerian BUMN untuk menghadiri acara puncak hari ulang tahun BUMN.

Hadir dalam acara tersebut jajaran bos BUMN di antaranya, Dirut Garuda Indonesia Pahala N Mansury, Dirut Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo, Dirut BNI M Baiquni, dan lainnya. (Detik)
Rini Soemarno Menteri Badan Usaha Milik Negara BUMN Kabinet Presiden Jokowi Joko Widodo profesional bisnis ekonomi indonesia
Minister of State-Owned Enterprises (SOE), Rini Soemarno
Jakarta - Minister of State-Owned Enterprises (SOE), Rini Soemarno will soon hold a General Meeting of Shareholders (GMS) to remodel the directors of PT Waskita Karya. This is in response to work accidents that occurred in the development project Flats (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta.
Waskita work accident in the development project Flats (Rusun) Pasar Grass, not the first time happened. The same thing happened recently in the construction of the Becakayu toll road project (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) which resulted in a number of injured workers.

"I am very sad, of course like that I have several times warning to Waskita, but it happened, one of them is also the manager of the previous project we have also changed, but the main thing is the board of directors we must also change that we will do "We must hold the General Meeting of Shareholders," he said when met at the Coordinating Ministry for Economic Affairs, Jakarta, Monday (19/3).

Rini hope, with the change of directors of security improvement project work can be improved. However, he is reluctant to answer the position of the director who will be replaced.

"I hope so, in the end, the commitment to how to improve the level of security and operate the construction work must be done, so that the specific director who is in charge of it really has the ability to go there," he said.

Previously reported, work accidents occurred in the development project Flats (Rusun) Pasar Rumput RT 05 / RW 04, Market Manggis, Setiabudi, South Jakarta, at around 09:25 pm. A Holo iron fell from the 10th floor of the towel project that PT Waskita was working on. As a result, one person died.

"Victims of Tarminah (women), Jakarta May 5, 1964 address of II Police Complex II RT 05 RW 05 Pegangsaan Central Jakarta," said Police Criminal Unit, AKBP Bismo Teguh Prakoso, Sunday (18/3).

Based on the testimony of one witness named Nurhayati, approximately at 09:25 pm, the victim was buying vegetables at the witness stand. Suddenly a Holo iron rod with a length of about 3 meters, fell on the victim's head. (Merdeka.com)